Cukup sudah..
Cukup sudah untuk menyesali apa yang sudah terjadi, apa yang sudah berlalu.
Semua itu hanya akan menjadi batu penghalang setiap keinginan untuk melangkah
dalam hal apapun. Semua yang sudah terjadi akan menjadi kenangan di masa lalu,
semua itu dapat berguna hanya apabila kita bisa mengilhami setiap hikmah setiap
kejadian. Tidak untuk disesali karena itu hanya menambah beban di pundak, tak
juga untuk dirasakan karena akan menjadi bayang-bayang yang menutupi cahaya di
depan.
semua kenyataan yang terjadi sudah menjadi skenario yang indah jika kita
memahami dan mensyukuri seburuk apapun itu, itulah yang terjadi…
Ketakutan itu tidak nyata
Setiap manusia mempunyai rasa takut dalam dirinya, yang mana rasa itu akan
selalu hadir di tengah ketidakbulatan niat atau kesungguhan hati. Memang sudah
sewajarnya semua yang kita lakukan tidak terlepas dari masalah dan hambatan.
Semua tidak semudah yang diucapkan untuk dijalani namun semua kembali lagi pada
diri sendiri untuk menyikapi.
Rasa takut adalah perasaan dimana kita merasa tidak mampu
atau tidak siap untuk menghadapi keadaan yang sedang dihadapi. Rasa itu sering
muncul ketika kita tidak mempunyai pilihan untuk apa yang harus dilakukan. Berawal
dari rasa takut kemudian muncul perasaan
bingung dan pesimis terhadap apa yang harus dilakukan. Jadi rasa takut sangat
menggangu dan menghambat langkah kita untuk maju. Sebenarnya semua rasa takut
yang timbul berawal dari pikiran, sekali lagi semua berawal pikiran. Kekuatan
pikiran menentukan dalam mengontrol apa yang akan kitan lakukan. Sudah banyak
teori tentang “positive thinking”,
dalam hal ini pikiran yang kita arahkan kepada hal yang positif dan memunculkan
perasaan optimis yang dapat membantu dalam mengatasi rasa takut, yeah that’s
right..
